annlistyana

sometime life is how we write about

Kebun Banjarsari, Kebun setengah Kota June 3, 2015

Perjalanan 3 kilometer dari jalan raya dengan kendaraan Rocky yang notabene dibuat untuk offroad bukan termasuk perjalanan yang melelahkan. batu kerikil sepanjang jalan, kebun kakao, sebuah kuburan yang lumayan luas tapi sepi penduduk, perumahan ala perkebunan, tanaman karet yang belum siap sadap, hingga aku menemukan perumahan kembali di sebelah kanan, dan sebelah kiri tetap dengan pohon kakao. Aku berhenti di salah satu depan rumah yang berjajar-jajar, kondisi rumah dengan kurang dirawat, atau malah tidak dirawat ( hingga akhirnya aku baru tahu rumah itu tidak dirawat selama kurang lebih 6 bulan). Barang-barangku kemudian diturunkan dari Rocky dibantu dengan Pak Kris dan Pak Hafid, kemudian keluarlah ibu-ibu setengah baya memberikan kunci rumah yang sudah ku pastikan, itu calon rumahku di sini selama 3 bulan hingga lebaran ke kedepan.

Sebuah emplasemen di Kebun banjarsari, Jember, Jawa Timur


Sebuah emplasemen di Kebun banjarsari, Jember, Jawa Timur

Kemudian aku buka pintu dan melangkahkan kaki masuk ke rumah kosong itu, kulihat nampak 2 kamar kosong, dapur dan sebuah kamar mandi, semuanya dengan keadaan kosong, cat tembok menjamur mengelupas, dan bau yang kurang menyenangkan hati, “Lama tidak dipakai”, pikirku.

Hari-hari pertama, tanpa apapun di dalam rumah itu. Jam sudah menunjukkan pukul 01.00 WIB, tetap saja mata enggan menutup. Suara gaduh dari atas atap dan suara indah dari AVA, Chvrches, dan Russian Red itu selalu bersenandung di malam-malamku. mungkin ada sekitar 5 hari aku selalu tidak bisa tidur, padahal paginya aku harus masuk kerja pukul 06.00. Yah semua itu karena belum kerasan di dalam rumah dan atau perasaan yang bercampur dengan rasa takut, Takut ada hantu. Cukup. Itu cukup selama 5 hari. 1 Minggu pertama, suasana masih mencengang. 2 Minggu selanjutnya, aku sudah mulai terbiasa, namun masih takut untuk keluar kamar untuk ke kamar mandi di malam hari. Minggu ke 3, sudah mulai kerasan dan sudah berani keluar ke kamar mandi di tengah malam, Minggu ke 4 hingga sekarang sudah berani semuanya, tapi masih takut kalo tidur pintu dalam keadaan terbuka, terbayang jika ada sesuatu yang “sliweran”.

Dibalik ketakutan itu, ada suatu kebanggaan yang harus diunggah. Suasana kebun yang asri dan masih alami, jauh dari kebisingan kota, jauh dari Mall, jauh dari cafe atau tempat nongkrong anak muda, jauh dari semua permasalahan yang ada di kota. Walaupun di kebun, tapi sudah lumayan lah. Penduduk sudah mulai terbuka dengan perkembangan jaman, dari makan hingga pakaian dan tata cara hidup sudah mulai maju.

Hari – hari dilewati dengan begitu menyenangkan. Di antara kebun-kebun lain khususnya di PT Perkebunan ini, mungkin kebun inilah yang paling indah, dan konon katanya kebun Banjarsari adalah kebun idaman para semua pegawai Staff lapangan. Memang benar adanya, kebun ini tergolong kebun Kota walaupun tidak tepat di tengah kota.

Sadap Karet

Belajar Sadap Karet. Sudah terlalu siang. Seharusnya sadap karet mulai pukul 01.00 hingga pukul 05.00

Jalan-jalan ke kebun karet, seharusnya untuk sadap karet dilakukan pukul 01.00 hingga pukul 05.00 karena tekanan udara pada waktu itu sangat tinggi sehingga memudahkan getah karet untuk menetes. Namun karena masih dalam masa orientasi, sehingga tidak perlu untuk ikut sadap waktu dini hari. selain tidak boleh sama Astannya, males juga harus bangun jam segitu, keamanan juga kurang terjamin kalau perempuan keluar malam. hehe

Sadap Karet

 

 

 

batok kelapa yang digunakan untuk tempat menetesnya getah karet. untuk per orang biasanya bisa menyadap hingga 50 pohon tiap harinya atau per orang dibebankan mendapatkan getah karet sebanyak 5 liter/orang. sambil menunggu hasil sadapan, setelah selesai mengiris batang karet, orang-orang biasanya tidur di tengah-tengah pohon karet itu. Tenang, ular-ular di sana sudah jinak, dan pengertian ke semua penyadap.

 

 

 

 

 

ternak sapi

Pemanfaatan Biogas Sapi

Selain tanaman, ada juga ternak sapi yang dimanfaatkan kotorannya untuk pembuatan biogas. Jenis sapi yang diternakkan yaitu Sapi Limosin.

Pengolahan kakao

Ruang penggorengan kakao untuk mengurangi kadar air yang terkandung dalam biji kakao

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Inilah salah satu proses pembuatan coklat, yaitu dengan memanggang biji kakao untuk mengurangi kadar air biji tersebut sesuai dengan keinginan produsen. Selain dipanggang, cara manualnya yaitu dengan menjemur di bawah sinar matahari, namun kurang efektif karena prosesnya membutuhkan waktu kurang lebih 4-8 hari tergantung dengan cuaca. Di ruang penggorengan ini, heemmm harumnya nikmat.

Kakao Edel

Kakao Edel yang dipetik kemudian dikumpulkan oleh para pemetik untuk dibuang kulitnya

 

 

 

 

 

 

 

Nah inilah bentuk aslinya dari coklat, Buah Kakao. ada 2 jenis kakao, yaitu Kakao Edel dan Kakao Bulk. Masing-masing jenis memiliki keunikan rasa dan ciri-ciri fisik tersendiri. Walaupun kulit luar nampak busuk, bukan bearti buah di dalamnya busuk. hal ini karena kulit kakao sangat tebal, dan hama penyakit hanya menyerang bagian luar saja.

kebun jagung

Kebun Banjarsari juga memiliki tanaman hortikultura seperti jagung, tebu, kelapa, kelengkeng, jeruk pamelo, jeruk keprok dan beberapa jenis tanaman buah lain. hal ini sangat menguntungkan bagi para pekebun dan karyawan setempat karena terkadang bisa mencicipi semua hasil kebun itu dengan cuma-cuma. Dan sebagai volunteer, aku sangat bersyukur selalu dapat jatah buah. terimakasih Pak Sinder.

 

akik banjarsari

Selain bekerja, di kebun terutama di Kantor tetap saja mengikuti tren Indonesia. Batu Akik. Ini adalah sedikit kumpulan dari empunya batu akik di kantor.

 

3 Responses to “Kebun Banjarsari, Kebun setengah Kota”

  1. Mbaa ternyata kamu ada dimana-mana. Keep on writing sist😀

  2. Arul 'cjdw' Says:

    Orangnya Ramah ramah….😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s