annlistyana

sometime life is how we write about

ternak cupang #1 February 7, 2014

cupang1

cupang1

Mungkin udah banyak banget yang posting tentang beternak cupang. Tapi kali ini aku bakal bagi2 pengalaman ternak cupang dirumah yg dibuat belum lama ini juga. Tapi udah menghasilkan banyak anakan.

Sebelumnya, dulu aku dan kakak-adikku mainan cupang karena lucu aja bentuknya, terus dikawin-kawinin aja, eh akhirnya bertelur, netas dan jadi anak2 kecil. Banyak telurnya, tapi sedikit yang hidup apalagi bertahan sampe gede.

Udah berapa kali kita ternakkan, tetep aja gagal. Dan akhirnya hanya tinggal 1 yang sekarang jadi indukan sejak 2 tahun lalu. Oya, ternak cupang itu gampang-gampang susah.

Si induk betina udah ganti berapa pasangan, rasanya kasian banget, tapi gimana lagi, si induk jantan mati, gak makan atau karena tiba2 menghilang (digondol kucing mungkin).

Sudah banyak tips-tips bagaimana cara beternak cupang, so aku gak bakal ngomongin banyak hal disini tentang tips2 itu, ni cuma bagi pengalaman aja biar lebih sukses dalam beternak :

1. Untuk mengawinkan induk, lebih baik diletakkan di air yang tidak terlalu bening, karena air yang keruh (berlumut) malah banyak planktonnya, sehingga ketika induk betina sudah bertelur dan telurnya menetas, biarkan saja anakan itu disana, dan tak perlu ganti air.

2. letakkan akuarium / kolam buatan di tempat yang teduh, karena kualitas cupang itu bagus kalo kurang cahaya. Warnanya akan lebih cepat terlihat walaupun umurnya baru berapa bulan.

3. Lebih baik kolam / akuarium diberi tanaman2 dan tanah. Tanaman2 itu bisa seperti enceng gondok, kangkung, teratai atau tanaman air lain. Ini untuk memberikan makanan alami untuk anakan2 cupang tsb.

4. Berilah makanan dari kompos yg diberi air yg disimpan bberapa minggu. Ini akan menghasilkan banyak plankton dan bikin lebih gemuk dan cepat besar si cupang.

5. Air jangan sering diganti, biarkan saja keruh hingga si anakan cupang sudah cukup besar (>1bulan), ini mengurangi angka kematian cupang.

6. Selain beternak cupang, cobalah untuk beternak nyamuk, jentik2nya buat kasih makan si induk. Biar cepet menghasilkan telur.

7. Buatlah kolam kecil dari plesteran semen / plastik / bekas spanduk / sterofom / media lain untuk tempat berternak. Inget yg nomor 3. Ada tanaman, dan tanah.
Nah akuariumnya untuk cupang yang udah gede aja. Jadi untuk hiasan. Asal, jangan dipindah tiap hari.

8. Cupang dirumahku dikasih endapan dari kotoran ayam yg difermentasikan. Jadinya cepet gede, gemuk2 dan warnanya item pekat, warna lain cepat keluar, bagus lagi. Itu ditaroh dikolam buatan yg ada kangkung dan tanahnya.
Kalo yg di taroh diakuarium, warnanya abu2 keijoan. Dan ukurannya segitu2 aja.

Yah cukup segitu aja ya tips2 dari saya. Kapan2 aku kasih foto deh.

See yaaa!!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s