annlistyana

sometime life is how we write about

Jeroan, makanan atau sampah? June 30, 2010

Filed under: lifestyle — annlistyana @ 03.43
Tags: ,

Memang sebagaian orang sangat senang menghidangkan jeroan dalam masakan enak, namun bagi sebagian orang lain, orang sering menganggap bahwa jeroan tersebut merupakan biang kerok penyakit seperti  jantung, asam urat, stroke, koroner, dsb, memang benar jeroan harus dihindari oleh orang yang mengidap asam urat karena mengandung purin yang sangat tinggi.

Meski dianggap musuh, jeroan sangat kaya protein, vitamin dan mineral yang dibutuhkan okeh tubuh.  Biasanya yang disebut jeroan ialah semua bagian kecuali daging utama, otot, dan tulang, tergantung setiap daerah sendiri, jeroan disebut sampah atau sebaliknya, yaitu merupakan makanan yang mahal harganya.

Di Negara Amerika, jeroan tidak dikonsumsi , umumnya di buang atau digunakan untuk pakan ternak karena dianggap membahayakan kesehatan. Namun beberapa Negara lain, seperti di Itali, spanyol, Skotlandia, Yunani, Turki, dan Rumania, jeroan diolah sebagai salah satu makanan penggugah selera. Di Inggris, jeroan di masak sebagai steak , di Jepang, Jeroan ayam diolah sebagai campuran yakitori, yaitu sate berbahan dasar daging dan deselingi oleh jeroan, kulit, dan di hidangkan bersama sake. Di Lebanon, jeroan sangat popular, menjadi nikhaat yakni otak kambing berbumbu sebagai isi roti. Masih banyak Negara Negara lain yang menghidangkan jeroan sebagai makanan enak.

Disamping itu, kita harus waspada terhadap hati. Hati merupakan organ dalam yang berfungsi untuk menetralisir racun pada tubuh hewan. Bila ingin mengonsumsi hati, maka dianjurkan untuk memasak hingga sampai benar benar matang / mengeras. Selain itu ada juga babat, jantung, ginjal, usus,limpa  dan otak, kita harus pandai pandai memasak sehingga terhindar dari kemungkinan buruk dari jeroan tersebut.

Secara umum, jeroan sangat banyak mengandung karbohidrat, lemak, vitamin, protein dan mineral. Vitamin utama yang terkandung adalah B kompleks, terutama B12 dan asam folat, selain itu ada Vitamin A juga. Mineral yang terkandung adalah zat besi, kalium, magnesium, fosfor dan seng. Meskipun dianggap sebagai junk food, nilai protein jeroan tidak kalah dari daging sapi, daging kambing ataupun daging babi.  Protein sangat dibutuhkan manusia untuk mengganti sel sel yang rusak.

Jeroan juga sangat baik untuk memelihara saraf saraf agar berfungsi secara optimal.  Kandunga B12 dalam jeroan dapat mengurangi potensi gangguan system kerja sel sel saraf sehingga dapat menurunkan resiko terjadinya penurunan gangguan memori pada otak. Penyakit anemia juga dapat diatasi dengan makan jeroan (hati dan ginjal)  karena zat besi dan asam folat pada jeroan juga tinggi. Untuk meningkatkan kekebalan tubuh, kita juga dapat mengkonsumsi hati dan ginjal.

Untuk mengimbangi jeroan yang tinggi kolesterol, maka dianjurkan untuk makan sayur dan buah. Terutama bagi mereka yang sudah lanjut usia dan cenderung obesitas.

Mengingat jeroan sangat bermanfaat sekaligus berbahaya, sebaiknya jeroan jangan digandrungi, namun juga jangan dihindari, terutama bagi yang tidak menderita asam urat ataupun kolesterol tinggi. Maka konsumsilah dengan bijak.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s