annlistyana

sometime life is how we write about

manusia itu?? February 8, 2010

Filed under: Uncategorized — annlistyana @ 05.11
Tags:

Kekerdilan sebuah pikiran terkadang membuat manusia lupa akan dirinya sendiri, dia akan merasa dirinya tak berarti bagi semua orang, dan mereka lebih memilih satu jalan yang gelap diantara seribu jalan, yaitu kematian, mungkin hanya hal sepele, masalah biologis, masalah ekonomi, dan spiritualnya. Padahal perlu kita sadari bahwa manusia itu ditakdiran Tuhan menjadi seseorang yang memiliki kelebihan, dan bentuk kita sama, kecuali anugrah Tuhan yang sedikit menyimpang, sudah kodratnya, kita diberi akal sehat, fisik yang lengkap, dan semua yang ada di tubuh kita, tak ada sedikit pun yang tak berguna, namun semua kembali ke diri kita masing-masing.

Manusia itu indah, tapi mengapa mereka sering menyalahgunakan apa yang dianugrahkan Tuhan, kita diberi tangan untuk bekerja, mata untuk melihat, mulut untuk makan, dan semuanya, tapi kita tidak pernah bersyukur. Mata sering kita gunakan untuk menonton hal hal yang tak layak di tonton, mulut digunakan untuk makan makanan yang haram, tangan digunakan untuk mencopet.,

Sebuah imajinasi manusia itu tak aka ada habisnya. Imajinasi yang terlalu besar akan membuat kita selalu berangan-angan, ujung-ujungnya jadi gila,

Kita harusnya pandai bersyukur, jangan menyalahkan diri kita sendiri jika kita merasa kurang, percayalah, semua orang pasti memiliki kelebihan, tinggal bagaimana kita menggalinya, janganlah berkecil hati dan kecewa dengan apa yang ada di diri kita, orang tua kita, keluarga kita dan sebagainya.

Hidup itu lebih berwarnya karena adanya kita, kita merasa miskin karena kita melihat orang yang lebih kaya, kita merasa jelek karena kita melihat orang lebih tampan daripada kita, tapi kita belum tentu jelek atau miskin di mata orang.

Perlu kita ketahui bahwa orang kaya terkadang tak bahagia dengan hidupnya, mereka selalu berkecukupan sehingga tak pernah merasakan apa itu lapar, apa itu haus.. bahagialah kita pernah merasakan lapar dan haus, sehingga kita merasa amat sangat bahagia ketika perut kita sudah penuh dengan makanan yang belum pasti higinis. Namun kita merasa puas.. bahagialah kita yang pernah merasakan kesedihan dan kemelaratan, sehingga kita merasakan apa itu kebahagiaan sesungguhnya..

Orang kecil janganlah berkecil hati, Tuhan selalu menolong umatnya dan tak akan pernah memberi kesengsaraan bagi umatnya..

Kata d’massiv “syukuri apa yang ada, hidup adalah anugrah…..”

 

3 Responses to “manusia itu??”

  1. Arif R. Says:

    manusia itu adalah kemerdekaan

  2. anung Says:

    umm….itulah manusia….
    selalu merasa kurang…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s